CV & Resume ATS
Tembus filter HRD dengan CV terstruktur
Portofolio Web Personal
Satu link elegan untuk semua pencapaian
Kartu Nama Digital
Kartu nama QR Code siap bagikan
Surat Lamaran ATS-Friendly
Cover letter ATS-friendly & profesional
Tanda Tangan Email
Signature HTML interaktif & profesional
Surat Rekomendasi
Validasi keahlian dengan referensi kuat
Surat Pengunduran Diri
Tinggalkan jabatan dengan elegan
Surat Minat (LoI)
Tunjukkan keseriusan sebelum kontrak
Proposal Kemitraan
Proposal B2B yang sulit ditolak mitra
Proposal Proyek
Menangkan tender dengan presentasi kuat
Penawaran Harga
Estimasi biaya transparan & meyakinkan
Faktur Tagihan
Invoice elegan yang percepat pencairan
Kwitansi Resmi
Tanda terima digital sah secara instan
Laporan Progres Proyek
Bangun kepercayaan klien secara visual
Memorandum of Understanding (MoU)
Nota kesepahaman yang kuat & mengikat
Non-Disclosure Agreement (NDA)
Lindungi ide & data sensitif bisnis
Kontrak Freelance
Kontrak mengikat, bayar tepat waktu
Service Level Agreement (SLA)
Tetapkan standar layanan yang terukur
Berita Acara Serah Terima (BAST)
Penutupan proyek yang sah & terhormat
Serah Terima Proyek
Serahkan akses & aset tanpa drama
Perjanjian Pemeliharaan
Ubah proyek selesai jadi pendapatan pasif
Siap buat semua dokumen profesional ini?
Akses 21+ generator dokumen dalam satu platform.
Karier & Networking
Penawaran & Proyek
Klien tidak bayar, scope terus bertambah, tidak ada kejelasan soal hak cipta — semua masalah klasik freelancer bisa dicegah dengan satu kontrak yang komprehensif. Lindungi karyamu sebelum mulai bekerja.
Pengalaman buruk yang tidak perlu terjadi jika ada kontrak yang jelas
Tanpa kontrak, klien bisa mengklaim kerjamu "tidak sesuai ekspektasi" dan menolak membayar. Dengan kontrak, deliverable yang disepakati jelas dan ada mekanisme penyelesaian.
"Tolong tambahkan ini sedikit, kan sudah bayar" — tanpa scope yang terdefinisi jelas, permintaan tambahan tidak berbatas bisa mengubah proyek kecil menjadi mimpi buruk.
Siapa yang memiliki desain, kode, atau konten yang kamu buat? Tanpa klausul IP yang jelas, klien bisa mengklaim kepemilikan penuh meski belum membayar lunas.
Komprehensif namun mudah dipahami — oleh kamu dan klienmu
Daftar deliverable yang spesifik, kriteria acceptance, jumlah revisi yang termasuk, dan prosedur request perubahan scope — semua jelas dari awal.
Atur DP, pembayaran per-milestone, dan pelunasan final dengan persentase dan trigger yang jelas. Dilengkapi klausul late payment fee untuk klien yang terlambat.
Kepemilikan hak cipta yang jelas: apakah beralih setelah lunas, lisensi terbatas, atau tetap di freelancer. Termasuk ketentuan soal portofolio dan promosi karya.
Apa yang terjadi jika proyek dihentikan di tengah jalan — oleh klien atau freelancer. Kill fee melindungi waktu dan energi yang sudah dicurahkan.
Kontrak tersedia dalam Bahasa Indonesia untuk klien lokal dan English untuk klien internasional atau perusahaan multinasional yang butuh English agreement.
Semua kontrak tersimpan di dashboard dengan status (aktif/selesai/terminasi). Mudah dirujuk saat ada pertanyaan atau perselisihan di kemudian hari.
Kontrak tanpa 4 klausa ini bukan perlindungan — hanya ilusi keamanan
Deskripsi spesifik tentang apa yang akan dikerjakan, apa hasilnya, berapa revisi yang termasuk, dan prosedur formal untuk request perubahan scope di luar yang disepakati.
Besaran, jadwal, dan trigger pembayaran yang jelas. Termasuk sanksi keterlambatan bayar, prosedur invoice, dan ketentuan penahanan pembayaran final sampai acceptance.
Ketentuan eksplisit tentang kepemilikan karya sebelum dan setelah pelunasan, hak freelancer untuk menggunakan karya sebagai portofolio, dan batasan klien dalam memodifikasi karya.
Kondisi yang membolehkan terminasi, kill fee yang adil untuk kedua pihak, dan mekanisme penyelesaian sengketa sebelum masuk jalur pengadilan.
Satu kali setup, dipakai berulang untuk setiap klien baru
Masukkan nama klien, deskripsi layanan, deliverable, dan tenggat waktu. Gunakan template yang sudah ada untuk jenis proyek serupa — hemat waktu setup.
Tentukan skema pembayaran, besaran DP dan milestone, klausul hak cipta, batas revisi, dan kondisi terminasi. Semuanya tersedia dalam form yang terstruktur.
Bagikan PDF kontrak ke klien untuk direview dan ditandatangani. Setelah tanda tangan kedua pihak, kontrak tersimpan di arsip sebagai referensi selama proyek berlangsung.
Mengapa "percaya sama klien" bukan strategi bisnis yang baik
| Aspek | LinkCV.id | Email Konfirmasi | Tanpa Dokumen |
|---|---|---|---|
| Scope & deliverable jelas | ✅ Terstruktur | Sering ambigu | ❌ |
| Perlindungan pembayaran | ✅ Kill fee & milestone | Tidak ada | ❌ |
| Klausul hak cipta | ✅ Eksplisit | ❌ | ❌ |
| Kekuatan hukum | Tinggi | Rendah | Tidak ada |
| Arsip digital | ✅ Dashboard | Di inbox saja | ❌ |
| Bilingual ID/EN | ✅ | Manual | ❌ |
Seputar kontrak freelance dan perlindungan hukum pekerja lepas
Bisa, tetapi perlu memilih hukum yang berlaku (governing law) dan forum penyelesaian sengketa. Untuk klien internasional, pilih hukum Indonesia jika kamu berbasis di sini, dan pertimbangkan forum arbitrase internasional seperti SIAC atau ICC untuk sengketa bernilai besar. Template English kami menyertakan klausul governing law yang bisa disesuaikan.
Praktik umum: 25–50% dari nilai kontrak jika dibatalkan setelah dimulai, dengan proporsi sesuai pekerjaan yang sudah selesai. Contoh: jika 40% pekerjaan sudah selesai saat dibatalkan, kill fee minimum = 40% dari nilai kontrak. DP yang sudah dibayar biasanya tidak dikembalikan dan dihitung sebagai bagian dari kill fee.
Langkah yang terstruktur: (1) Rujuk kontrak dan ingatkan batas revisi yang disepakati, (2) Tawarkan revisi tambahan dengan biaya yang jelas (change request), (3) Minta tanda tangan persetujuan change request sebelum mulai revisi tambahan, (4) Catat semua komunikasi ini secara tertulis. Kontrak LinkCV.id menyertakan template change request form.
Sesuai UU Hak Cipta No. 28/2014, hak cipta otomatis ada pada pencipta (freelancer). Pengalihan ke klien hanya sah melalui perjanjian tertulis dan biasanya diperjanjikan terjadi setelah pembayaran lunas. Sebelum lunas, freelancer masih pemegang hak cipta dan klien tidak berhak mendistribusikan atau memodifikasi karya.
Untuk kontrak dengan nilai di atas Rp 5 juta, materai Rp 10.000 pada dokumen asli sangat disarankan untuk memperkuat posisi hukumnya sebagai alat bukti. Untuk kontrak digital, tanda tangan elektronik yang terverifikasi memiliki kekuatan hukum berdasarkan UU ITE, meski belum semua pengadilan menerimanya dengan mudah.
Klien serius tidak akan keberatan menandatangani kontrak — justru mereka yang menolak kontrak yang perlu kamu waspadai.